Kalender MSC

24 Juni 2022. Surat Pimpinan Umum MSC pada kesempatan Pesta Hati Kudus Yesus.

Waktunya sekarang - Panggilan untuk Konversi Ekosistem – Dari ‘Aku’ ke ‘Kita’

 "Jika saya bukan untuk diri saya sendiri, siapa yang akan menjadi untuk saya? Jika saya hanya untuk diri saya sendiri, apakah saya? Jika tidak sekarang kapan?" Rabi Hillel

Para Konfrater terkasih,

Salam tulus dari Tim Pimpinan Umum kepada semua Misionaris Hati Kudus dan anggota Keluarga Chevalier pada kesempatan Pesta Hati Kudus.

Mengingat konteks saat ini dan banyak tantangan yang kita hadapi dalam misi kita, Pesta Hati Kudus mengundang kita untuk memikirkan konversi ekologis dalam konteks konversi ekosistem yang lebih luas. Ini adalah pertobatan yang membawa kita untuk menciptakan sikap, tindakan, dan percakapan sinodal, baik di dalam komunitas dan kerasulan kita, dan di luar batas-batas kongregasi dan gerejawi, dengan kemanusiaan. Misi muncul sebagai buah dari pertobatan atau transformasi hati kita menjadi lebih sinodal – relasional, inklusif, partisipatif, suportif, holistik. Dalam hal ini, kami ingat kutipan dari saudara kami Denis Murphy MSC [+ 2/06/2014]:

Tuhan menarik segala sesuatu menjadi satu ... Kata 'hati' membawa keragaman dalam diri manusia ke sebuah ‘pusat pemersatu’. Kata 'mempersatukan' itu penting, karena sebuah pusat tidak dapat berdiri sendiri; itu selalu menjadi pusat dari sesuatu. Demikianlah 'hati' sebagai pusat manusia menyatukan jiwa dan raga; kecerdasan dan emosi; persepsi indra dan penilaian rasional; gairah dan kemauan. Kombinasi materi dan 'energi' termasuk energi spiritual inilah yang menarik Teilhard de Chardin ke simbol hati. Di pusat ini, kita menemukan dinamisme yang menggerakkan dan menyatukan segala sesuatu yang lain - kita menemukan cinta. Dan Jules Chevalier mengikuti pernyataan St. Augustinus 'bahwa kita adalah apa yang kita cintai.' (Hati Sabda yang Menjelma, Hal. 25)

Kami melihat bahwa cara menyaksikan pertobatan ini adalah dengan menciptakan, memprioritaskan, dan menilai percakapan sinodal di tingkat komunitas lokal, entitas MSC, dan tempat misi kerasulan kita. Kualitas dan kedalaman percakapan kita menunjukkan otentisitas dan kualitas kehidupan beragama yang kita saksikan saat ini. Pesta Hati Kudus mengingatkan dan mengajak kita untuk menghargai perbedaan baik di dalam komunitas kita maupun di luar sebagai peluang. Kita seharusnya tidak melihat diri kita sebagai pesaing tetapi sebagai sarana untuk pencarian evangelis. Menjalani Spiritualitas Hati menyiratkan kehidupan persaudaraan yang tidak terlalu kaku, tidak terlalu birokratis, kurang individualistis, dan lebih komunal seperti komunitas-komunitas Kristen awal. Kita perlu memperbarui bahasa kita dan nilai simbol, terutama yang terkait dengan citra Hati Kudus karena kata dan simbol menciptakan realitas.

Selengkapnya

19 Maret. Hari Raya Santo Yosef

Di bawah gelar yang indah, penuh kelembutan dan keyakinan, Paus Fransiskus mengajak seluruh Gereja membaktikan tahun 2021 kepada Santo Yosef, suami Maria dan bapa dalam hati dari Sang Hati Yesus.

Selengkapnya

28 Mei 2022. Hari Raya Maria Bunda Hati Kudus

Apakah arti nama Bunda Hati Kudus?

Nama itu menyatakan bahwa karunia yang diberikan olehnya, bersumber pada Hati Yesus.

Selengkapnya

8 Desember. Hari berdirinya Kongregasi Misionaris Hati Kudus (Tarekat MSC)

Allah Bapa kami, Engkau sedemikian mencintai kami sehingga Engkau menyerahkan Putera-Mu untuk keselamatan seluruh dunia. Kami bersyukur kepada-Mu karena kepada Gereja-Mu Engkau memberikan Pater Jules Chevalier untuk menyampaikan Sabda Kehidupan sebagai penyembuh penyakit-penyakit zamannya

Selengkapnya

21 Oktober. Hari wafatnya Pater Pendiri, Pater Jules Chevalier MSC dan hari mendoakan arwah semua MSC

Hari ini, saat kita merayakan Hari Raya Maria Dikandung Tanpa Noda, kita juga merayakan ulang tahun berdirinya Kongregasi Misionaris Hati Kudus (Tarekat MSC) yang ke-166.

Selengkapnya

6 Oktober. Hari berdirinya Provinsi MSC Indonesia

Pada tanggal 6 Oktober 2021 Provinsi MSC Indonesia pantas menghaturkan syukur yang berlimpah kepada Tuhan karena 50 tahun yang lalu yakni pada tanggal 6 Oktober 1971 Konferensi Umum MSC di Roma meresmikan berdirinya Provinsi MSC Indonesia. Sejak saat itulah MSC Indonesia berdiri sendiri, mengatur hidup dan karya pelayanannya lepas dari Provinsi Belanda sebagai Provinsi induk.

Selengkapnya