NYARUMKOP – Suasana khidmat menyelimuti Gereja Santa Maria, Persekolahan Katolik Nyarumkop, Singkawang Timur, pada Sabtu (7/2/2026). Sebanyak delapan diakon resmi menerima tahbisan imamat dalam Perayaan Ekaristi yang kental dengan nuansa etnik Kalimantan.
Para imam baru tersebut terdiri dari tiga imam Keuskupan Agung Pontianak (KAP), empat imam dari Ordo Kapusin (OFMCap) Provinsi Pontianak, dan satu imam dari Tarekat Misionaris Hati Kudus Yesus (MSC) Provinsi Indonesia. Berikut adalah nama-nama neomis (imam baru) tersebut:
* Keuskupan Agung Pontianak: P. Antonius Bartolo Medias Arianto, P. Kornelius Rici, dan P. Leonardus Yoga Febriano.
* Ordo Kapusin (OFMCap): P. Matteo Bascio, P. Willim James Kwere, P. Angelo Seltinus, dan P. Hendro Nikolaus.
* Tarekat MSC: P. Argonius Fokas.
Prosesi Budaya dan Liturgi
Upacara suci ini dipimpin oleh Uskup Emeritus Mgr. Agustinus Agus, didampingi Administrator Apostolik KAP, Mgr. Samuel Oton
Sidin, OFMCap. Perayaan diawali dengan prosesi perarakan dari Gereja Paroki menuju Gereja Persekolahan yang dibarengi dengan upacara adat Pemancungan Bambu.
Selama tiga jam prosesi berlangsung (09.00 – 12.15 WIB), alunan musik dan tarian etnik khas Kalimantan memberikan warna liturgis yang megah. Sebanyak 100 imam dari berbagai ordo atau tarekat maupun imam diosesan turut berkonselebrasi, termasuk Provinsial MSC P. Samuel Maranresy dan Superior Daerah MSC P. Hironimus Ronny Dahua.
Pesan Penggembalaan
Dalam homilinya, Mgr. Samuel Oton Sidin OFMCap memberikan pesan mendalam bagi para neomis agar tetap teguh dalam panggilan. Beliau menekankan pentingnya menjaga integritas di tengah tantangan zaman.
”Andalkan kuat kuasa Allah dalam menjalani hidup imamat. Jangan sampai terlena oleh dunia yang dapat membelokkan arah serta tujuan pelayanan yang semestinya,” tegas Mgr. Samuel.
Antusiasme Umat dan Pejabat
Perayaan Kudus ini dihadiri oleh sekitar 2.000 umat beriman serta perwakilan pejabat pemerintah pusat dan daerah. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan dukungan lintas sektor terhadap peristiwa iman tersebut.
Rangkaian acara ditutup dengan ramah tamah dan resepsi bersama seluruh undangan di “Dango Page” (Rumah Persaudaraan), menciptakan momen kebersamaan yang hangat antara gembala baru dan umatnya. (Kontributor berita: P. Sisko Alexander MSC)