RP. Theodorus Yuliono, MSC Tutup Usia

RP. Theodorus Yuliono, MSC Tutup Usia

RP. Theodorus Yuliono, MSC Tutup Usia

Umat Antar Sang Gembala Kembali ke Rumah Bapa

Suasana duka dan doa menyelimuti Gereja Katolik Santo Yoseph Pekerja, Paroki Karanganyar, Minggu malam (25/1). Sejak pukul 19.00 WIB, umat mulai berdatangan dan berkumpul di depan gereja untuk menyambut kedatangan jenazah RP. Theodorus Yuliono, MSC, pastor paroki mereka yang wafat setelah berjuang melawan sakit selama kurang lebih tiga bulan terakhir.

RP. Theodorus Yuliono menghembuskan napas terakhir pada Minggu, 25 Januari 2026, pukul 16.00 WIB di RS Palang Biru, Purworejo. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi umat Paroki Karanganyar, tetapi juga bagi keluarga besar Kongregasi MSC dan Keuskupan Purwokerto.

Sekitar pukul 19.45 WIB, jenazah tiba di halaman gereja. Iringan lagu-lagu duka dan doa menyambut kedatangan jenazah yang dibawa pulang ke paroki tempat almarhum melayani hingga akhir hayatnya. RP. Aris Fenanlampir, MSC memimpin doa pemberkatan jenazah di depan gereja, yang kemudian dilanjutkan dengan perarakan masuk menuju altar.

Malam itu, Ekaristi tirakatan dirayakan dengan penuh khidmat. Perayaan dipimpin oleh Pater Superior Daerah Jawa Tengah, didampingi oleh Mgr. Niko Adi, RP. Aris Fenanlampir, MSC, RP. Angky, MSC, dan RP. Henky, MSC. Kehadiran para imam MSC, frater, bruder, serta imam diosesan dari Keuskupan Purwokerto menjadi tanda penghormatan terakhir bagi seorang gembala yang dikenal setia dan total dalam pelayanan.

Dalam renungannya, Pater Superior Daerah mengenang perjumpaannya dengan RP. Yuliono saat bertugas di Merauke. Kala itu, almarhum menjabat sebagai Superior Daerah MSC Merauke. Ia dikenal sebagai pribadi yang selalu siap sedia, kapan pun dan ke mana pun diutus. “Yesus adalah jalan hidup dan kebenaran,” demikian keyakinan yang sungguh dihidupi oleh RP. Yuliono.

Kesetiaannya pada kebenaran membuatnya kerap tampil kritis dan tegas. Dengan gaya berbicara yang lugas dan langsung pada inti persoalan, ia tidak jarang dipersepsikan sebagai sosok yang keras. Namun di balik ketegasan itu, umat dan rekan sepelayanan mengenalnya sebagai imam yang jujur, bertanggung jawab, dan sungguh mencintai Gereja.

Kerinduan almarhum untuk merayakan Misa Natal terakhir bersama umat parokinya sempat ia ungkapkan sebelum kondisi kesehatannya memburuk. Kenyataan berkata lain. Ia tidak dapat hadir merayakan Natal, namun kini justru “kembali” ke gereja parokinya dalam keheningan maut. Gereja yang sama menjadi tempat umat mengiringinya dengan doa menuju kehidupan kekal.

Rangkaian penghormatan terakhir akan dilanjutkan dengan Misa Requiem dan Pelepasan Jenazah pada Senin, 26 Januari 2026 pukul 10.00 WIB, bertempat di Gereja Katolik Santo Yoseph Pekerja, Karanganyar. Misa akan dipimpin oleh Vikaris Jenderal Keuskupan Purwokerto, RD. Sulpicius Parjono, didampingi RP. Dwi Rahadi, MSC (Superior Daerah), RP. Aris Fenanlampir, MSC, dan RD. Maryoto.

Jenazah selanjutnya akan diberangkatkan menuju Mausoleum Gua Maria Kaliori, Kabupaten Banyumas, pada pukul 12.00 WIB. Upacara pemakaman dijadwalkan berlangsung pada pukul 14.00 WIB di lokasi tersebut.

Kepergian RP. Theodorus Yuliono, MSC meninggalkan jejak pelayanan yang mendalam: seorang imam yang teguh pada kebenaran, setia dalam perutusan, dan menyerahkan seluruh hidupnya bagi Tuhan dan umat. Doa dan kenangan umat menjadi tanda syukur atas hidup yang telah dipersembahkan sepenuhnya bagi Gereja.

Spread the love