Musyawarah Provinsi MSC Indonesia 2026 Resmi Dimulai di Jakarta

Musyawarah Provinsi MSC Indonesia 2026 Resmi Dimulai di Jakarta

JAKARTA – Kongregasi MSC Provinsi Indonesia menandai momen bersejarah dengan dimulainya Musyawarah Provinsi (Musprov) pada Senin (9/2). Pertemuan akbar tiga tahunan ini dipusatkan di Rumah Induk dan Provinsialat MSC Jakarta, dihadiri oleh para utusan konfrater dari berbagai wilayah pelayanan baik di dalam maupun luar negeri.

Rangkaian acara telah dimulai sejak Minggu (8/2) malam melalui jamuan makan malam selamat datang (welcoming dinner) yang berlangsung hangat. Musyawarah tertinggi di tingkat provinsi ini dijadwalkan akan berlangsung selama sepekan hingga 15 Februari 2026 mendatang, dan kemudian dilanjutkan dengan Rapat Dewan Provinsi Lengkap pada 16 – 18 Februari 2026.

Refleksi Pemulihan dalam Misa Pembukaan

Misa Pembukaan Musprov 2026

Agenda hari pertama diawali dengan Misa Pembukaan yang dipimpin langsung oleh Pemimpin Provinsi, P. Samuel Maranresy MSC. Turut mendampingi dalam perayaan ekaristi tersebut P. Sani Saliwardaya MSC (Wakil Provinsial), serta P. Christopher John Chaplin MSC dan P. Gene Pejo MSC sebagai perwakilan dari Pemimpin Umum di Roma.

Dalam homilinya, Pater Samuel menekankan bahwa Musprov kali ini adalah momentum evaluasi kolektif atas dinamika pelayanan selama ini. Beliau mengajak seluruh peserta untuk membawa seluruh pengalaman, baik keberhasilan maupun kegagalan, ke dalam refleksi bersama yang terinspirasi dari iman perempuan dalam Injil yang menyentuh jubah Yesus.

“Dari rumah inilah kita akan merumuskan kembali visi, misi, dan program kerja. Kita memohon agar Tuhan berjalan bersama kita, sehingga membawa pemulihan dan kesembuhan bagi Provinsi kita,” ujar Pater Samuel.

Rekoleksi: Menjadi Misionaris Hati Kudus di Tengah Tantangan Zaman

Usai perayaan misa, agenda dilanjutkan dengan Rekoleksi Pembukaan pada pukul 08.00 WIB yang dipimpin oleh P. Adrianus Fenanlampir MSC. Dalam sesi ini, Pater Aris (sapaan akrabnya) mengusung tema “Menjadi Misionaris Hati Kudus yang Memiliki Hati sebagai Tanggapan atas Kedangkalan Hati Manusia akibat Berbagai Penyakit Zaman”.

Rekoleksi ini menjadi ruang refleksi dan kontemplasi bagi para peserta untuk meninjau kembali kualitas hati mereka dalam karya pelayanan. Para konfrater diajak masuk ke dalam permenungan mendalam serta sesi berbagi pengalaman (sharing) berdasarkan pertanyaan panduan. Melalui proses ini, para peserta mengaku merasa diteguhkan sekaligus diingatkan kembali akan identitas mereka sebagai anggota MSC di tengah medan pelayanan yang semakin kompleks.

Acara ini selesai pada pukul 10.00 WIB, dilanjutkan dengan coffee break*** (Tim Sekretariat Musprov 2026).

Spread the love
Post Tags :

Tinggalkan Balasan