TEKS MISA HARI RAYA BUNDA HATI KUDUS
Naskah Doa-Doa MisaPada Hari Raya Bunda Hati Kudusdisetujui oleh Vatikan pada 1972 DOWNLOAD DI SINI
JAKARTA – Kongregasi Misionaris Hati Kudus Yesus (MSC) Indonesia resmi membuka Rapat Dewan Provinsi Lengkap (DPL) 2026 pada Senin, 16 Februari 2026. Bertempat di Rumah Induk dan Provinsialat MSC Jakarta, rapat yang dijadwalkan berlangsung hingga Rabu (18/2) ini menjadi momentum penting transisi kepemimpinan periode 2026-2029.

Rangkaian rapat diawali dengan Ibadat Pagi yang dipimpin oleh P. Hendrikus Nyong Wawo, MSC, dilanjutkan dengan perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Wakil Provinsial terpilih, P. Petrus Suroto, MSC.
Dalam homilinya yang merefleksikan Injil Markus 8:11-13, P. Suroto menekankan esensi kesiapan seorang misionaris. Ia berbagi pengalaman pribadi tentang penugasan ke tempat-tempat tak terduga sebagai bentuk ketaatan.
“Tuhan tidak menjanjikan jalan yang mudah, tetapi Ia berjanji untuk selalu menyertai. Kita dipanggil untuk melakukan apa yang bisa dilakukan dengan keyakinan bahwa tangan Tuhan tidak pernah jauh dari hidup kita,” ungkap P. Suroto di hadapan para peserta rapat.
Sidang secara resmi dibuka pada pukul 08.00 WIB oleh P. Samuel Maranresy, MSC selaku Ketua Sidang. Agenda utama pada sesi awal adalah perkenalan struktur Dewan Provinsi Harian periode 2026-2029 oleh Pemimpin Provinsi (Provinsial).

P. Hironimus Ronny Dahua menjelaskan bahwa komposisi dewan ini dibentuk dengan mempertimbangkan latar belakang yang strategis untuk berjalan bersama selama tiga tahun ke depan. Prosesi dilanjutkan dengan pengesahan para anggota dewan, sekretaris, dan bendahara oleh Pemimpin Provinsi.
Agenda teknis selanjutnya, P. Samuel Maranresy memaparkan rancangan peraturan masa transisi kepemimpinan MSC Indonesia 2026. Sesi ini diikuti dengan roll call peserta, pembacaan maksud dan tujuan DPL, serta pengesahan jadwal rapat. Rapat selanjutnya dipanduoleh P. Yohanes Emanuel K. Toby, MSC dan P. Adrianus Fenanlampir, MSC sebagai moderator.

Sesi kedua difokuskan pada pemaparan laporan dari para Pemimpin Komunitas Daerah/Rumah/Formasi mengenai Peta Personalia dan Karya. Rapat dipimpin oleh P. Yohanes Emanuel K. Toby, MSC. Pada kesempatan ini peserta rapat mendengarkan laporan dari Komunitas Daerah/Rumah. Forum secara aktif memberikan tanggapan serta tambahan keterangan guna memetakan kekuatan misi ke depan.
Setelah istirahat siang, acara dilanjutkan dengan sesi ketiga pada pukul 16.00 WIB yakni mendengarkan laporan lanjutan pemaparan dari para Pemimpin Komunitas Daerah/Rumah/Formasi mengenai Peta Personalia dan Karya, khususnya dari Komunitas Formasi. Rapat dipimpin oleh P. Adrianus Fenanlampir, MSC. Forum secara aktif memberikan tanggapan serta tambahan keterangan guna memetakan kekuatan misi ke depan.
Hari pertama ditutup pada pukul 18.10 WIB setelah agenda presentasi hasil rumusan rekomendasi Musyawarah kepada Rapat DPL untuk tahap koreksi. Seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan makan malam bersama sebagai wujud persaudaraan.* (Tim Sekretariat DPL 2026)
Naskah Doa-Doa MisaPada Hari Raya Bunda Hati Kudusdisetujui oleh Vatikan pada 1972 DOWNLOAD DI SINI

Peristiwa Pentakosta sering kita bayangkan sebagai sesuatu yang spektakuler: angin keras, lidah-lidah api, para rasul yang tiba-tiba berani. Tetapi P. Jules Chevalier mengajak kita melihat sesuatu yang lebih dalam—apa yang mendahului Pentakosta.

Sering kali kita mengucapkan doa tanpa sungguh menyadari apa yang kita katakan. Doa menjadi kebiasaan, bukan lagi perjumpaan. Dalam teks ini, P. Jules Chevalier mengajak kita masuk lebih dalam ke dalam Ave Maria atau Doa Salam Maria—bukan sekadar sebagai rangkaian kata, tetapi sebagai doa yang memiliki asal ilahi dan kekuatan pembentukan jiwa.