Uskup Agung Ende Mgr. Paulus Budi Kleden Resmi Diangkat Paus Leo XIV ke Dikasteri Evangelisasi Vatikan

Uskup Agung Ende Mgr. Paulus Budi Kleden Resmi Diangkat Paus Leo XIV ke Dikasteri Evangelisasi Vatikan

VATIKAN – Sebuah kabar membanggakan datang bagi Gereja Katolik Indonesia. Paus Leo XIV secara resmi menunjuk Uskup Agung Ende, Mgr. Dr. Paulus Budi Kleden, SVD, sebagai Anggota Dikasteri untuk Evangelisasi pada Seksi Evangelisasi Awal dan Gereja-Gereja Partikular Baru. Pengangkatan tersebut diumumkan oleh Kantor Pers Takhta Suci pada Selasa, 30 Juni 2026.

Kepercayaan ini menempatkan Mgr. Paulus Budi Kleden di antara para kardinal, uskup, dan pemimpin Gereja dari berbagai belahan dunia yang bertugas membantu Bapa Suci dalam merumuskan arah karya misioner Gereja Katolik di tingkat universal.

Dikasteri untuk Evangelisasi merupakan salah satu lembaga penting di Kuria Roma yang bertanggung jawab mendukung dan mengembangkan misi pewartaan Injil, terutama di wilayah-wilayah yang masih berkembang atau baru bertumbuh sebagai Gereja lokal. Melalui jabatan barunya, Mgr. Budi akan ikut memberikan masukan dan pertimbangan dalam berbagai kebijakan strategis Gereja mengenai karya evangelisasi di seluruh dunia.

Penunjukan ini sekaligus menjadi pengakuan atas kapasitas intelektual, pengalaman pastoral, dan kepemimpinan internasional yang dimiliki Uskup Agung Ende tersebut.

Mgr. Paulus Budi Kleden dikenal sebagai seorang teolog, misionaris, dan penulis yang memiliki rekam jejak akademik yang mengesankan. Ia meraih gelar Magister Teologi di Wina, Austria, sebelum melanjutkan studi doktoral di Freiburg, Jerman. Berbagai karya ilmiah dan buku yang ditulisnya telah memberi kontribusi penting bagi perkembangan refleksi teologi Katolik.

Pengalaman pelayanannya juga sangat luas. Selain pernah berkarya sebagai pastor paroki di Eropa dan dosen di Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif (IFTK) Ledalero, Maumere, ia juga pernah dipercaya sebagai Superior General Societas Verbi Divini (SVD), pemimpin tertinggi tarekat misionaris SVD di dunia.

Kemampuan menguasai tujuh bahasa asing turut mendukung kiprahnya dalam berbagai forum internasional dan memperlihatkan kemampuannya membangun dialog lintas budaya dalam pelayanan Gereja.

Saat ini, selain menggembalakan umat di Keuskupan Agung Ende, Mgr. Paulus Budi Kleden juga menjabat sebagai Wakil Ketua I Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), serta aktif memberikan sumbangan pemikiran bagi perkembangan Gereja Katolik di Indonesia.

Dalam pengumuman resmi Takhta Suci, nama Mgr. Paulus Budi Kleden tercantum bersama sejumlah tokoh Gereja dunia lainnya, termasuk Kardinal Thomas Aquino Manyo Maeda (Jepang), Kardinal Fridolin Ambongo Besungu (Republik Demokratik Kongo), Kardinal Jean-Marc Aveline (Prancis), Kardinal Frank Leo (Kanada), serta para uskup dari Nigeria, Italia, Kamerun, Korea Selatan, Meksiko, India, Amerika Serikat, Venezuela, dan para pemimpin lembaga misi Gereja Katolik.

Pengangkatan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Gereja Katolik Indonesia. Kehadiran seorang putra bangsa dalam salah satu lembaga penting Takhta Suci menunjukkan semakin besarnya kepercayaan Vatikan terhadap kontribusi Gereja Indonesia dalam misi universal.

Umat Katolik Indonesia pun diajak untuk mendoakan Mgr. Paulus Budi Kleden agar senantiasa dianugerahi hikmat, kesehatan, dan tuntunan Roh Kudus dalam menjalankan tugas baru yang dipercayakan Paus Leo XIV, demi kemajuan karya evangelisasi dan pewartaan Injil di seluruh dunia.

Tinggalkan Balasan