Karya Kecil di Beauport
Sejak penahbisannya pada tahun 1909, P. François Bourrin selalu mendukung usaha pembukaan Sekolah Apostolik di Beauport, wilayah Quebec, negara Kanada. Sebaliknya P. Barral tidak berpendapat demikian. Beauport seharusnya tetap saja menjadi tempat Novisiat. Namun, pada akhir tahun 1917, ketika P. Adrien Brocken, selagi menjabat sebagai Provisial dari Provinsi Utara (Belgia/Belanda/Jerman-Austria), melakukan kunjungan kanonik ke komunitas-komunitas di Amerika Serikat dan Kanada, atas nama P. Eugene Meyer, sebagai Superior Jenderal, diadakanlah pembicaraan mengenai kemungkinan pemindahan Karya Kecil dari Kolese Cobalt Utara ke Quebec atau ke Beauport. Para pastor di Quebec, dan terutama P. Barral, selalu bersikap ragu-ragu. Akan tetapi kegagalan karya di Cobalt Utara membuat mereka tidak mempunyai banyak pilihan. Dan praktis dipaksa oleh peristiwa-peristiwa yang telah terjadi sehingga mereka mempercayakan segalanya kepada P. François Bourrin untuk mengatur Sekolah Apostolik di Beauport dan untuk memulai tahun ajarannya pada bulan September 1920.
Terdapat 13 siswa yang dididik saat pembukaan Karya Kecil di bawah arahan P. Bourrin sebagai guru, bersama dengan P. Yosep Frappa dan kelima skolastiknya yang, pada saat yang sama, belajar, mengawasi, dan mengajar. Selain siswa dan skolastik, ada juga para bruder yang telah mengucapkan kaul, para bruder novis, dan para postulan. Jadi, ini sebuah komunitas yang cukup besar yang sudah sesak di gedung sempit satu setengah lantai. Meskipun Dewan Umum di Roma telah mengizinkan penambahan dua lantai pada bangunan tersebut, namun Beauport berkembang terus sedemikian rupa sehingga pada tahun 1927, perlulah dipertimbangkan solusi agar semua siswa memiliki ruang kamar dan layanan yang mereka butuhkan. P. Bourrin, Superior Beauport dan P. Amédée Lacasse, Superior Watertown, setuju untuk mengusulkan kepada P. Pierre L’Espérance dan staf administrasi di Quebec agar bekas Karya Kecil di Watertown, yang ditinggalkan selama lebih dari 20 tahun, dijadikan Sekolah Filsafat dan Teologi. Pada Agustus 1928, ada 16 siswa yang menyeberangi perbatasan negara dan memberikan nafas kedua bagi komunitas Watertown, yang berlangsung sampai tahun 1960.
Paroki – Paroki
Pada 16 Maret 1927 P. Yosep Allion tiba di LaSalle, pinggiran kota Montreal, sebagai pendiri Paroki Bunda Hati Kudus, yang didirikan secara kanonik pada tanggal 2 Maret. Butuh 27 tahun untuk mendapatkan paroki di Quebec. Sebelumnya, P. Maillard berani menolak tawaran pendirian paroki yang diberikan kepadanya oleh Uskup Agung Quebec. Sekarang, tidak seorang pun menolak tawaran dari Yang Mulia. Ketika proyek tempat ziarah Bunda Hati Kudus diluncurkan, Uskup Agung justru mengusulkan lokasi lain saja selain di Jln Santa Ursula. Karena letaknya berada di wilayah Paroki Basilika Quebec, di mana sudah ada kapel Suster Ursulin, juga kapel para P. Yesuit di sana. Ada banyak orang yang berbagi kue yang sama. Ia menawarkan sebagai gantinya adalah lokasi Gereja Hati Kudus Maria di Grande-Allée. P. Maillard menolak, dengan alasan bahwa Konstitusi kita tidak mengizinkan kita untuk menerima paroki. Jawaban ini justru lebih sulit untuk dijelaskan, karena kalau melihat bahwa P. Cadoux dan Sauner sudah bekerja di paroki di Quépépple, belum lagi di Watertown dan Natick. Namun, baru pada tahun 1959 Keuskupan Quebec kembali menawarkan karya paroki kepada para Misionaris Hati Kudus. Sementara itu, untungnya kita telah menangani Paroki LaSalle (1927) di Montreal dan Paroki Sacré-Cœur-de-Saguenay (1950), di Keuskupan Baie-Corneau. Demikianlah, orang mungkin bertanya-tanya, apa yang akan terjadi pada para Misionaris Hati Kudus jika tawaran dari Uskup Agung Quebec ini diterima. Mungkin tidak akan ada Cobalt Utara, sedikit atau tidak ada kemungkian konfrater yang meninggalkan Tarekat, tidak ada hutang. Kami mulai berangan-angan….
Lompatan ke depan
Mulai dari tahun 1930, Kanada yang dimaksud adalah Pro-Provinsi Amerika Serikat dan Kanada mengalami perkembangan yang pesat. Setiap tahunnya Beauport dilimpahi dengan sejumlah novis, baik untuk calon bruder maupun pastor. Juga para skolastiknya bertambah dalam jumlahnya. Dirasa perlu untuk memikirkan sesuatu guna mengorganisasi struktur yang baru bagi formasio atau bidang pembinaan. Juga, pada tahun 1933, sebuah rumah dibeli di Waterloo, masuk wilayah Keuskupan Santa Hyacintha, sebagai tempat tinggal para skolastik yang belajar mata kuliah Filsafat. Kuliah diberikan sampai tahun 1943. Pada saat itulah rumah di Watertown, yang menjadi Skolastikat bagi orang yang mengambil jurusan Filsafat dan juga Theologi, mereka datang untuk belajar di Quebec. Ini berlangsung hingga tahun 1960, kecuali dari tahun 1946 sampai tahun 1948, di mana para pelajar Theologi pindah tinggal di rumah Provinsialat masa depan yakni di Santa Foy. Pada bulan Desember 1960, para theologan dan para filosofan ini berpindah tempat lagi ke rumah baru Skolastikat yang dibangun di Sillery, yang berada dekat dengan kawasan Universitas Laval.
Misi Republik Dominika
Dihadapkan dengan semakin banyaknya jumlah pastor dan bruder, perlulah dilakukan pengorganisasian ulang mengenai struktur internal pembinaan para calon MSC serta membuka rumah-rumah baru lainnya. Sangat penting untuk menemukan ladang kerasulan baru. Tentu saja, sangat dibutuhkan pengkotbah dalam retret, pelayanan di tempat ziarah di Jln Santa Ursula, dan juga pengajaran di sekolah pendidikan yang namanya Karya Kecil yang terdapat di Beauport, di Watertown ataupun di Waterloo. Kemudian Paroki LaSalle yang telah hadir untuk mengisi kekosongan dalam Pro-Provinsi. Tetapi proyek yang lebih global yang tampaknya masih kurang adalah sesuatu yang lebih sesuai dengan karisma dan alasan keberadaan Misionaris Hati Kudus adalah Misi. Sudah ada 11 Misionaris Hati Kudus Kanada yang pergi bekerja di Papua Niugini, yang bergabung bersama konfrater dari Provinsi Prancis. Namun kini hari kepulangan telah tiba bagi beberapa dari antara mereka. Juga, pada musim panas tahun 1935, P. Auguste Cadoux dan Cyprien Fortin berangkat ke Kepulauan Antilles, dengan misi untuk menemukan ladang kerasulan baru. Itu adalah Negara Republik Dominika. Pada Pebruari 1936, misi ini secara resmi dipercayakan kepada Misionaris Hati Kudus dari Kanada. Selama 35 tahun, misi ini menjadi karya utama Provinsi Kanada MSC hingga memperoleh otonomi administratif sendiri pada tahun 1971 dan pada tahun 1986 menjadi Provinsi dari keluarga besar para Misionaris Hati Kudus dunia.
Provinsi Kanada
Pada akhir tahun 1930-an sudah waktunya bagi Pro-Provinsi Amerika Serikat dan Kanada untuk menjadi sebuah Provinsi berdiri sendiri atau otonom. Peningkatan jumlah staf yang konstan dan keragaman karya memberikan jaminan terbaik untuk masa depan. Bagian Kanada bahkan telah menjadi salah satu yang paling sukses dalam panggilan sebagai bruder di seluruh Kongregasi. Dan Karya Kecil di Beauport menerima dari tahun ke tahun jumlah siswa maksimum yang dimungkinkan oleh kapasitas tempatnya, yang kini terasa telah menjadi sempit. Pada tanggal 22 Juli 1939 Provinsi MSC Kanada sudah terdiri dari tiga wilayah geografi yang luas: Kanada, negara bagian New York dan New England, dan Republik Dominika. P. Willie Caron, yang saat itu menjabat sebagai Superior rumah di Quebec, telah diangkat menjadi Superior Provinsial pertama dari provinsi baru ini, menggantikan P. Pierre L’Espérance yang pernah menjadi kepala provinsi sementara selama lebih dari 27 tahun.
Adapun P. Pierre L’Espérance ini memainkan peran yang sangat penting dalam sejarah para Misionaris Hati Kudus di Amerika. Sosok yang oleh para sesepuh disebut sebagai seorang pria yang sempurna, telah memungkinkan, melalui pengelolaannya yang bijak dan penuh hormat terhadap para anggota, bahwa Kanada benar-benar bisa otonom mandiri dan terbentuk administrasinya adalah karena usaha beliau. Ketika ia diangkat menjadi Superior Quasi-Provinsi pada tahun 1912, P. Pierre L’Espérance tengah melakoni peran sebagai Superior Komunitas Natick dan sekaligus Pastor Paroki St. Yosep. Ia memegang kedua posisi ini hampir tanpa kesulitan berarti hingga kematiannya pada tahun 1942, seolah-olah ia terhindar dari segala “guyon candaan” pada masa Quasi-Provinsi. Kunjungan dua tahunannya ke Quebec untuk rapat Dewan Provinsi praktis merupakan satu-satunya kunjungan resminya di Kanada. Hal ini tidak mencegahnya untuk turun tangan pada momen-momen penting dalam sejarah kita dan memastikan stabilitas yang sangat dibutuhkan oleh anggota kelompok tarekat kita antara tahun 1912 dan 1939. Sadar bahwa bagian usaha misi di Amerika ini akan segera lenyap kecuali bila kita mau mengandalkan Misionaris Hati Kudus dari Kanada, maka ia memohon kepada konfrater Prancis agar tidak kembali ke Prancis setelah kegagalan yang terjadi di Cobalt Utara, tetapi lebih baik mereka coba mendirikan Karya Kecil di Beauport. Tanpa menimbulkan kegaduhan, ia mampu mempengaruhi arah sejarah Tarekat kita di Kanada. Sebagai seorang dermawan yang tekun mengurusi Sekolah Apostolik, ia juga mampu melakukan upaya yang patut diteladani buat rumah-rumah di Natick dan Watertown yakni mendukung secara finansial bagian Kanada yang terbebani hutang. Ketika P. Willie Caron menjadi Superior Provinsi, di mana ia menjadi anggota dewannya, tidak seorang pun di Quebec merasa bahwa ia telah mendapatkan kembali kekuasaan yang telah lanyap darinya selama 27 tahun. Ini dikarenakan imam tua dari Natick ini telah lama merelakan rekan-rekannya dari Kanada mengambil keputusan yang berhubungan langsung dengan diri mereka sendiri.
Tahun-tahun pertama Provinsi religius baru ini ditandai dengan pembukaan beberapa rumah baru, termasuk Novisiat bagi para calon pastor dan bruder yang terletak di Santa Clothilda, yang di Horton, pada tahun 1939 dan Pra-Novisiat bagi para calon bruder di Disraeli pada tahun 1940. Tetapi bersamaan waktu itu, proyek misi baru di Negara Republik Dominika mulai menguras sebagian besar anggota staf Provinsi. Di sana juga perluasan menjadi agenda dengan penerimaan paroki-paroki baru dalam skala keuskupan.
Pada tahun 1940-an adanya kewajiban yang dianjurkan oleh Roma agar menyediakan pendidikan dasar yang solid di bidang Filsafat dan Theologi bagi para calon imam di masa depan, menyebabkan terjadinya semacam perpindahan dari para anggota antar berbagai rumah biara. Sekolah Filsafat yang telah berada di Waterloo sejak tahun 1933 dipindahkan ke Watertown, wilayah New York, pada tahun 1943. Para mahasiswa Theologi, pada gilirannya, harus juga kembali ke Quebec untuk mengikuti perkuliahan di fakultas Universitas Laval. Kemudian, pada tahun 1949, para calon biarawan meninggalkan Santa Clothilda menuju Waterloo, tempat mereka tinggal hingga tahun 1954. Pada waktu itulah Novisiat baru di Arthabaska dibuka bagi para novis calon imam dan calon bruder.
Kemajuan Tarekat dimulai pada tahun 1930-an berlanjut pada tahun 1940. Tidak hanya kami, tahun demi tahun, dapat mengirim beberapa konfrater muda untuk membantu Misi Republik Dominika, tetapi bahkan di sini di rumah-rumah komunitas terlihat penuh dengan pekerjaan yang cukup banyak untuk kelompok religius, yang usia mereka rata-ratanya bahkan tidak mencapai 40 tahun. Namun krisis sedang mendekat. Dan tidak ada yang meramalkan bahwa itu akan sangat mengerikan sehingga akan membawa Provinsi Kanada kembali ke masanya di tahun 1920-an.
Krisis
Awal tahun 1960 bagi Provinsi Kanada masa ini merupakan periode kegembiraan yang sulit dibayangkan, setidaknya bagi yang telah mengalaminya dari dalam. Pembangunan gedung yang besar Skolastikat Bunda Hati Kudus di Sillery merupakan cerminan dari proyek-proyek yang amat berharga bagi masa depan. ‘Revolusi tenang’ dan Konsili Vatikan Kedua semakin menambah euforia yang tengah melanda Quebec. Paroki Santa Ursula yang baru terletak di Santa Foy, pastoral sekolah, berbagai tugas kapelan termasuk kapelan RS Chicoutimi, pembangunan Seminari St Augustinus, perluasan luar biasa Misi Republik Dominika, sampai akhirnya lahirlah Kementerian Pendidikan dan yang disusul terjadi perubahan besar yang tidak terduga di Perguruan Tinggi, gaya baru kehidupan para religius yang mulai menantang sejumlah praktik dan sikap yang diyakini sudah tidak bisa diubah, semua hal ini memberi argumen bagi mereka yang berpendapat bahwa kini era baru akan segera dimulai. Dan itu benar. Sungguh-sungguh era baru!
Dalam beberapa tahun, seperti semua tarekat religius di Quebec dan bahkan di tempat lain, para Misionaris Hati Kudus di sini pun mengalami krisis mendalam yang tampak seperti benar-benar ada ‘pendarahan riil’. Para novis menjadi semakin langka dan para skolastik yang berusia sekitar empat puluh tahun pada tahun 1960 dapat dihitung dengan jari tangan pada tahun 1970. Tetapi fenomena baru dan sangat menyakitkan yakni didapati banyak imam dan bruder yang telah mengucapkan kaul kekal meninggalkan Tarekat. Mereka pergi berkelompok, terutama di antara yang termuda, tetapi juga di antara mereka yang telah menjalani kehidupan religius selama 20 atau bahkan 30 tahun. Kepergian ini tidak hanya secara bertahap menyebabkan ditinggalkannya beberapa karya tetapi juga memaksa mereka yang tetap tinggal mempertanyakan diri mereka sendiri dan memperdalam alasan komitmen mereka terhadap kehidupan religius dan imamat. Pada tahun 1971, pengaturan kembali struktur Provinsi menambah perasaan kegagalan yang tengah mencengkeram di hati beberapa konfrater di Provinsi. Bagian wilayah Amerika yang terdiri dari Watertown dan Natick, kini menjadi bagian integral dari Provinsi MSC Amerika, yang terpisah dari Kanada. Lalu beberapa bulan kemudian,
Misi Republik Dominika memperoleh otonomi yang hampir lengkap yang menjadikannya sebuah Provinsi dalam Tarekat Misionaris Hati Kudus, tahun 1986. Dua keputusan administratif ini mengakibatkan lebih dari 50 konfrater dari anggota Provinsi Kanada diambil alias pindah, di antara mereka yang termuda dan paling dinamis. Di pihak lain peristiwa seperti itu tampaknya akan dianggap sebagai tanda-tanda ekspansi dan perkembangan riil. Namun bagi Provinsi Kanada, yang masih berada di tengah krisis internal, ucapan selamat dan doa harapan yang terbaik tidak banyak menyembunyikan rasa sakit karena melihat dirinya menyusut hanya dalam sekejap.
Pembaharuan
Jumlah para religius tentu berkontribusi pada ‘penggundulan’ anggota Quebec antara tahun 1970 dan 1980, mereka ini yang menulis berbagai macam dokumen tentang kehidupan religius, kaul, kehidupan komunitas, suksesi, dll. Tetapi tahun-tahun refleksi tidak sia-sia. Mereka mempersiapkan Kapitel tahun 1979 yang menjadi awal dari pembaharuan di Provinsi tersebut (Kanada). Bukan pembaharuan yang akan menghasilkan Novisiat dan Skolastikat yang sekali lagi penuh sesak. Tetapi mulai sekarang, orang-orang akan berhenti percaya bahwa badai itu hanya sementara dan bahwa hanya mereka yang setia pada masa lalu, yang ‘tidak bergerak’, yang akan bertahan. Kita hendaknya harus bekerja dengan mereka yang tersisa, dan masa depan sebagian besar akan menjadi hasil dari upaya hari ini. Juga, sejak awal tahun 1980-an, sambil terus meninggalkan karya-karya yang tidak dapat mereka pertahankan lagi serta menutup rumah-rumah yang terasa sudah menjadi terlalu besar, para Misionaris Hati Kudus Kanada dengan tegas beralih pandang ke masa depan. Pastoral panggilan menguras sebagian besar energi mereka karena mengetahui bahwa setelah menghabiskan malam tanpa memperoleh hasil penangkapan apa pun, para rasul diundang oleh Sang Guru Ilahi untuk menebarkan jala, dengan hasil yang sudah kita ketahui.
Kesimpulan
Tentu saja, Provinsi Kanada dari Tarekat Misionaris Hati Kudus tidak berani mengambil risiko. Terkadang kita meragukan masa depan kita. Jika ini adalah perusahaan yang terdaftar di bursa saham, tidak ada pialang yang akan mengajak Anda untuk berinvestasi di dalamnya. Semua tanda lahiriah mau mengatakan bahwa kita sedang menuju batas waktu yang fatal. Namun, dalam iman, para Misionaris Hati Kudus tahu bahwa mereka hanyalah instrumen dan bahwa keberhasilan kerasulan mereka terkait langsung dengan kualitas iman mereka dan penyerahan diri kepada Sang Penyelenggaraan Ilahi. Tindakan yang diminta di masa-masa sulit ini adalah agar tidak menjadi bagian dari “manajemen yang baik bagi penurunan pertumbuhan”. Karena “orang kafir pun melakukannya”. Hanya berbagai tindakan yang tampak sebagai “kebodohan bagi orang bijak” yang bisa membuat angka penurunan “sebanyak bintang di langit”. Mungkin sudah saatnya bagi Provinsi Kanada dari para Misionaris Hati Kudus untuk membuka ladang kerasulan baru di Dunia Ketiga. Karena Penyelenggaraan Ilahi selalu menunggu saatnya sampai di dasar kegagalan dan kehancuran.
Kiriman dari: Herman Pongantung msc
Allentown, Pennsylvania,23 Juli 2026.