Sidang Ketiga & Keempat: Laporan Evaluasi dan Implementasi Identitas Religius, Misi dan Karya Pelayanan

Sidang Ketiga & Keempat: Laporan Evaluasi dan Implementasi Identitas Religius, Misi dan Karya Pelayanan

Sidang Ketiga & Keempat: Laporan Evaluasi dan Implementasi Identitas Religius, Misi dan Karya Pelayanan

JAKARTA – Rangkaian sidang (9/2) dibuka dengan agenda evaluasi mengenai identitas religius dan misi serta karya pelayanan. Sidang ketiga yang dimulai pukul 17.25 WIB di bawah moderator P. Stefanus Berty Tijow, MSC, secara khusus menyoroti bagaimana para anggota menghidupi identitas mereka di tengah tantangan zaman baru.

Dalam sesi tersebut, para pemimpin Komunitas Daerah, Rumah, dan Formasi melaporkan bahwa identitas religius telah terimplementasi dengan baik melalui disiplin rutinitas harian dan program-program kerja komunitas. Hal ini tercermin dari pelaksanaan perayaan Ekaristi, pendalaman konstitusi, rekoleksi, retret tahunan, pertemuan rutin komunitas, hingga aksi nyata bagi kaum miskin dan terpinggirkan, serta perhatian terhadap lingkungan hidup.

Memasuki sidang keempat pada pukul 18.35 WIB, fokus beralih pada evaluasi Misi dan Karya Pelayanan.

Laporan menunjukkan bahwa hasil kapitel provinsi telah diwujudkan dalam berbagai karya, baik yang bersifat parokial, kategorial, karitatif, maupun produktif.

Namun, sidang juga mencatat poin penting terkait profesionalisme pengelolaan aset sebagai “pekerjaan rumah” (PR) besar bagi Provinsi ke depan demi keberlangsungan misi Kongregasi.

Setiap sidang diakhiri dengan sesi hening untuk refleksi batin dan berbagi pengalaman antar peserta. Agenda hari itu ditutup dengan doa makan yang dipimpin oleh P. Kornelius Kuli Keban, MSC, sebelum berlanjut ke ramah tamah makan malam.* (Tim Sekertariat Musprov 2026)

Dari Vatikan, Paus Leo XIV Serukan Gereja Bangun Budaya Perlindungan Anak

Saya senang menyambut kamu semua yang berkumpul hari ini untuk Sidang Pleno. Secara khusus, saya berterima kasih kepada Presiden baru, Uskup Agung Thibault Verny, Presiden Komisi, atas kepemimpinan dan dedikasinya. Saya berterima kasih kepada Sekretaris, Uskup Luis Manuel Alí Herrera, atas pengabdiannya yang murah hati, serta Wakil Sekretaris, Dr. Teresa Morris Kettelkamp, atas kontribusinya yang berharga bagi pekerjaan Komisi.

Spread the love
Read More »
Spread the love

Tinggalkan Balasan