Mengusung tema, “Mulai di Ruang Rekreasi, Berakhir di Ruang Sidang”, pemaparan ini menegaskan bahwa denyut nadi kehidupan religius dan karya pelayanan tarekat tidak lahir dari dokumen-dokumen birokratis semata, melainkan bermula dari kehangatan persaudaraan sejati yang hidup di ruang-ruang rekreasi harian, untuk kemudian dirumuskan dalam kebijakan strategis di ruang sidang.
