Pada tanggal 21 Oktober 1907, Pendiri kita tercinta, Pater Jules Chevalier, menghembuskan napas terakhirnya di Issoudun setelah mengabdikan seluruh eksistensi hidupnya untuk mewartakan kasih belas kasih Hati Kudus Yesus.
Pada tanggal 21 Oktober 1907, Pendiri kita tercinta, Pater Jules Chevalier, menghembuskan napas terakhirnya di Issoudun setelah mengabdikan seluruh eksistensi hidupnya untuk mewartakan kasih belas kasih Hati Kudus Yesus.
Mengapa seorang pendiri kongregasi dan rasul Hati Kudus yang legendaris menginginkan akhir hidup yang seakan-akan menghapus seluruh jejak kebesarannya sendiri?
Bagi Anda yang teratrik utnuk download materi webinar dan menonton video webinar yang diadakan pada tanggal 30 september 2026, dengan tema: Viral tapi Sesat, antara Iman Katolik dan Okultisme. SIlahkan klik link ini.
Suasana hening dan sejuk menyelimuti Rumah Retret Puri Asih, Gadog, Bogor, pada hari ketiga Rapat Kerja (Raker) Misionaris Hati Kudus (MSC). Setelah malam sebelumnya dibasahi hujan, hari ketiga ini diawali dengan penyegaran rohani melalui Perayaan Ekaristi, dilanjutkan dengan kerja keras penyusunan program, hingga ditutup dengan rekreasi malam yang penuh canda tawa.
Rangkaian Rapat Kerja (Raker) Provinsi MSC resmi ditutup pada Senin, 28 September 2026, pukul 07.00 WIB. Hari terakhir kegiatan diawali dengan perayaan Ekaristi Kudus yang penuh kekhusyukan, dipimpin oleh Wakil Provinsial, P. Petrus Suroto, MSC, dengan petugas liturgi dari Komunitas Daerah Maluku dan Papua.
Sejak tanggal 25-28 September 2026, bertempat di Puri Asih, Gadok -Bogor, diadakan Rapat Kerja Para Pemimpin MSC Indonesia, yang terdiri dari Pimpinan Provinsi bersama Dewan Provinsi, Pemimpin Daerah bersama kolaboratores, Pemimpin Komunitas Pembinaan, Ketua-Ketua Komisi dengan tema “Dari Ruang Persaudaraan, Menuju Ruang Komitmen Bersama.”
Pada pukul 16.00 WIB, sesi kedua hari ini dimulai dengan agenda mendengarkan pemaparan P. Ansel Jamlean, MSC tentang dokumen Pedoman Penyusunan dan Evaluasi Rencana Operasional (RENOP) demi terwujudnya gerak bersama yang terarah dalam Misi Provinsi MSC Indonesia.
Setelah sarapan pagi, sesi pertama pada hari ini dimulai pada pukul 08.00 WIB sampai pukul 12.30 WIB. Waktu jeda pada pukul 09.45 WIB diisi dengan snack dan foto bersama. Dalam upaya mempertegas arah gerak bersama serta memperkuat tata kelola tarekat, Pimpinan Provinsi MSC Indonesia mensosialisasikan Rencana Strategis (Renstra) 2026–2029.
Mengawali hari kedua Rapat Kerja (Raker) Misionaris Hati Kudus Yesus (MSC) yang berlangsung di Rumah Retret Puri Asih, Gadog – Bogor, para peserta diajak untuk sejenak menimba kekuatan spiritual melalui Ibadat Pagi dan Perayaan Ekaristi Kudus. Suasana perayaan liturgis berlangsung khidmat, ditopang oleh pelayanan para konfrater dari Komunitas Sulawesi, Kalimantan Timur (Sulkaltim) bersama Komunitas Formasi Postulat dan Skolastikat MSC Pineleng.
Dalam pemaparan Sesi II, Pater Yong bersama Tim menggarisbawahi urgensi kehadiran sebuah pedoman bagi para pejabat tarekat. Selama ini, tanpa adanya manual yang baku, pelaksanaan tugas seringkali bersandar pada kebiasaan atau ingatan personal semata. Akibatnya, batas-batas kewenangan menjadi kabur dan kontinuitas pelayanan kerap terputus tatkala terjadi pergantian kepemimpinan.