Rapat Kerja Provinsi MSC Indonesia Dimulai dengan Semangat Pembaruan dan Kolaborasi

Rapat Kerja Provinsi MSC Indonesia Dimulai dengan Semangat Pembaruan dan Kolaborasi

Rapat Kerja Provinsi MSC Indonesia Dimulai dengan Semangat Pembaruan dan Kolaborasi

Gadog (Bogor) — Hari-Hari ini sedang berlangsung Rapat Kerja Provinsi MSC Indonesia di Rumah Retret Puri Asih Gadog, Bogor, Jawa Barat dari tanggal 25 – 28 September 2026. Rapat Kerja (Raker) Provinsi MSC Indonesia resmi diawali dengan ibadat pagi dan Perayaan Ekaristi yang berlangsung khidmat pada pukul 06.00 WIB (25/09/2026). Petugas liturgi pada pembukaan ini dipercayakan kepada Komunitas Daerah Jakarta-Kalbar-Sumsel bersama Komunitas Rumah Induk dan Provinsialat MSC. Perayaan Ekaristi dipimpin langsung oleh Provinsial MSC Indonesia, P. Hironimus Ronny Dahua, MSC.

Dalam homili pembukanya, yang berpijak pada bacaan Kitab Suci hari ini (Pkh. 3:1-11, Luk. 9:18-22), Pater Provinsial menyampaikan tiga poin refleksi krusial bagi seluruh peserta Rapat Kerja:

1. Pentingnya Keteraturan dalam Hidup dan Karya
Mengutip Kitab Pengkhotbah, Pater Provinsial mengingatkan bahwa segala sesuatu di bawah kolong langit memiliki waktunya sendiri—waktu untuk membangun, merangkul, melepaskan, hingga menata langkah.

Keteraturan ini menjadi fondasi utama untuk mencapai hasil yang optimal. Kegiatan Raker ini diadakan bukan karena hidup kita sebagai sebuah Provinsi selama ini tidak teratur, melainkan sebuah penegasan kembali komitmen bersama untuk menata hidup dan karya agar semakin bermakna di hadapan Allah. Keteraturan kolektif ini mutlak diperlukan demi satu misi besar: agar Hati Kudus Yesus semakin dikenal dan dikasihi di mana-mana.

2. Keberanian Melakukan Pergeseran Paradigma
Poin kedua menyoroti tantangan transformasi. Perubahan tidak akan pernah terwujud tanpa keteraturan. Provinsial mengajukan pertanyaan reflektif yang menantang bagi para peserta: beranikah kita bergeser dari cara kerja lama ke cara kerja yang baru? Dari pola pikir individual menuju pola kerja kolektif dan kolaboratif?

Pater Provinsial secara terbuka menyoroti tantangan internal Provinsi. Di satu sisi, persaudaraan terjalin erat dan apresiasi dari umat terhadap karya MSC sangat baik; namun di sisi lain, kehidupan berkomunitas kerap rapuh dan “lemes” dalam kebersamaan. Karena itu, tiga tahun ke depan kita diarahkan untuk berjalan bersama sebagai satu provinsi dengan satu arah dan strategi yang padu—bergeser dari kemandirian semu menuju kekuatan hidup bersama.

3. Refleksi Kepemimpinan dan Pengolahan Diri
Pater Provinsial mengaitkan kepemimpinan dengan narasi Injil mengenai identitas Yesus dan para murid. Pater Provinsial menegaskan pentingnya kejelasan visi bagi seorang pemimpin. Raker ini meminta para pemimpin untuk mampu menjawab pertanyaan mendasar: Siapakah tarekat dan provinsi kita hari ini?

Jawaban atas pertanyaan tersebut akan menentukan arah masa depan tarekat—apakah tarekat sekadar menjadi tempat bernaung, atau benar-benar menjadi ruang hidup yang berbuah. Pengolahan diri harus dimulai dari setiap individu yang hadir sebagai penentu, penggerak, dan inspirator, sebelum melangkah pada penataan struktur dan wewenang.

Harapan dan Agenda Lanjutan
Di penghujung homilinya, Pater Provinsial berharap agar Raker ini menjadi momen penuh rahmat bagi para konfrater untuk berkumpul, berefleksi, dan menetapkan keputusan strategis bagi arah pelayanan MSC Indonesia tiga tahun ke depan.

Rangkaian acara pembukaan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah sarapan pagi pada pukul 07.00 WIB.* (Tim Sekretariat RAKER MSC 2026)

WhatsApp
Facebook
Email

Tinggalkan Balasan