Sidang Keduabelas: Presentasi Tim Tata Kelola Pemerintahan Provinsi

Sidang Keduabelas: Presentasi Tim Tata Kelola Pemerintahan Provinsi

Sidang Keduabelas: Presentasi Tim Tata Kelola Pemerintahan Provinsi

JAKARTA – Memasuki sesi sore pada hari ketiga, Rabu, 11 Februari 2026, Musyawarah Provinsi MSC kembali menggelar Sidang Keduabelas yang berfokus pada penguatan struktur organisasi. Sidang dibuka oleh P. Sulvisius Joni Astanto, MSC dengan Presentasi Tim Tata Kelola Pemerintahan Provinsi yang dibawakan oleh P. Johanis Ohoitimur, MSC dan P. Anselmus Jamlean, MSC.

Menuju Standardisasi Administrasi

​Dalam pemaparannya, Tim Tata Kelola melaporkan hasil penelitian mendalam mengenai efektivitas tata kelola pemerintahan di Provinsi dan Komunitas Daerah/Rumah/Formasi. Tim mencatat beberapa temuan penting yang memerlukan perhatian serius:

Pertama, Tim menemukan bahwa sistem administrasi telah tersedia, namun implementasinya belum tertata baik, terutama di komunitas-komunitas daerah.

Kedua, Ada aspirasi yang kuat dari anggota tentang pentingnya struktur dan tata kelola yang baik, namun saat ini masih dirasakan kurangnya panduan spesifik yang mencerminkan ciri khas spiritualitas MSC.

Ketiga, Sebagai capaian positif, tim telah berhasil merumuskan draf perubahan Statuta Provinsi, serta pembenahan struktur organisasi dari tingkat Provinsi hingga Komunitas Daerah/Rumah/ Formasi.

Keempat, Tim juga memberikan masukan teknis terkait pemisahan jabatan fungsional, termasuk standarisasi nomenklatur bagi ketua tim perlindungan anak dan dewasa rentan.

Penyelarasan Masa Transisi Kepemimpinan

​Menanggapi dinamika organisasi, Pemimpin Provinsi (Provinsial) memberikan penegasan terkait mekanisme masa transisi kepemimpinan guna menjamin keberlanjutan tugas-tugas tarekat.

​Dua Poin Utama masa Transisi yakni: Pertama, Legalisasi Kepemimpinan. Setelah pemimpin baru terpilih, pengesahan akan dilakukan oleh Pemimpin Umum di Roma. Selanjutnya, Pemimpin Provinsi terpilih memiliki wewenang untuk memilih Wakil Pemimpin Provinsi. Kedua, Selama masa transisi, kepemimpinan tetap dijalankan oleh Provinsial dan Dewan Provinsi lama hingga acara serah terima tugas yang ditentukan oleh Rapat Dewan Provinsi Lengkap (DPL).

Diskusi Forum dan Penutup

​Setelah pemaparan tersebut, moderator membuka ruang dialog bagi para peserta sidang untuk memberikan tanggapan, kritik, dan saran. Sesi ini menjadi penting terutama untuk memastikan bahwa setiap perubahan struktur yang diusulkan mendapatkan dukungan penuh dari seluruh anggota forum.


Rangkaian sidang sore tersebut berakhir pada pukul 18.00 WIB, yang ditutup dengan doa makan malam bersama yang dipimpin oleh Br. Paulus Tri Cahyo Sudaryanto MSC.* (Tim Sekretariat Musprov 2026)

Kabar Duka: Pater Johanis Nangkoda Salaki MSC Tutup Usia, Gereja Kehilangan Imam yang Mengabdikan Hidup bagi Umat

Duka menyelimuti keluarga besar Misionaris Hati Kudus Yesus (MSC), Keuskupan Manado, dan seluruh umat yang pernah dilayaninya. Pater Johanis Nangkoda Salaki MSC, atau yang akrab disapa P. Anis, telah berpulang ke rumah Bapa pada Rabu, 17 Juni 2026, pukul 05.02 WITA di RS Sentra Medika Manado. Ia wafat dalam usia 55 tahun setelah beberapa waktu menjalani perawatan medis akibat penyakit yang dideritanya.

Read More »

25 Maret 1881: Awal Misi Ad Gentes MSC

Setiap Tarekat atau Ordo hidup berdasarkan semangat (spirit) dan karisma Pendiri serta menerima suatu tugas perutusan (misi) melalui Gereja. Paus Yohanes Paulus II menegaskan bahwa tugas perutusan adalah esensial bagi setiap lembaga hidup bakti:

Read More »

HARI RAYA HATI KUDUS YESUS

Search Search SURAT PIMPINAN UMUM PADA PESTA HATI KUDUS YESUS Rumah Induk Misionaris Hati KudusRoma, 12 Juni 2026 HARI RAYA HATI KUDUS YESUS   Saudara-saudara yang terkasih, Pada Hari Raya

Read More »

Tinggalkan Balasan