Search Search 25 Maret 1881: Awal Misi Ad Gentes MSC Bagian Kedua (Lanjutan) Klik link dibawah ini untuk membaca bagian pertama KLIK DI SINI Posisi Pater Chevalier di Issoudun Pada […]
Search Search 25 Maret 1881: Awal Misi Ad Gentes MSC Bagian Kedua (Lanjutan) Klik link dibawah ini untuk membaca bagian pertama KLIK DI SINI Posisi Pater Chevalier di Issoudun Pada […]
Duka menyelimuti keluarga besar Misionaris Hati Kudus Yesus (MSC), Keuskupan Manado, dan seluruh umat yang pernah dilayaninya. Pater Johanis Nangkoda Salaki MSC, atau yang akrab disapa P. Anis, telah berpulang ke rumah Bapa pada Rabu, 17 Juni 2026, pukul 05.02 WITA di RS Sentra Medika Manado. Ia wafat dalam usia 55 tahun setelah beberapa waktu menjalani perawatan medis akibat penyakit yang dideritanya.
Setiap Tarekat atau Ordo hidup berdasarkan semangat (spirit) dan karisma Pendiri serta menerima suatu tugas perutusan (misi) melalui Gereja. Paus Yohanes Paulus II menegaskan bahwa tugas perutusan adalah esensial bagi setiap lembaga hidup bakti:
Search Search SURAT PIMPINAN UMUM PADA PESTA HATI KUDUS YESUS Rumah Induk Misionaris Hati KudusRoma, 12 Juni 2026 HARI RAYA HATI KUDUS YESUS Saudara-saudara yang terkasih, Pada Hari Raya […]
Naskah Doa-Doa MisaPada Hari Raya Bunda Hati Kudusdisetujui oleh Vatikan pada 1972 DOWNLOAD DI SINI
Peristiwa Pentakosta sering kita bayangkan sebagai sesuatu yang spektakuler: angin keras, lidah-lidah api, para rasul yang tiba-tiba berani. Tetapi P. Jules Chevalier mengajak kita melihat sesuatu yang lebih dalam—apa yang mendahului Pentakosta.
Sering kali kita mengucapkan doa tanpa sungguh menyadari apa yang kita katakan. Doa menjadi kebiasaan, bukan lagi perjumpaan. Dalam teks ini, P. Jules Chevalier mengajak kita masuk lebih dalam ke dalam Ave Maria atau Doa Salam Maria—bukan sekadar sebagai rangkaian kata, tetapi sebagai doa yang memiliki asal ilahi dan kekuatan pembentukan jiwa.
Dalam bagian sebelumnya kita telah merenungkan bahwa Maria adalah Mater misericordiae—Bunda penuh belas kasih. Namun teks ini membawa kita melangkah lebih jauh: bukan hanya tentang siapa Maria, tetapi bagaimana kita harus menanggapi kasih itu. Sebab ada bahaya halus yang diingatkan oleh P. Jules Chevalier: kita bisa saja percaya pada kebaikan Maria, tetapi tidak berubah.
Search Search Meditation for the Solemnity of the Ascension of the Lord Inspired by the Writings of Fr. Jules Chevalier Meditations I, pp. 608–611 Early this morning, in the quiet […]
Ada saat-saat dalam hidup ketika kita tidak lagi memiliki banyak kata. Doa menjadi pendek, pikiran menjadi kabur, hati terasa berat. Dalam momen seperti itu, iman tidak menuntut kita berbicara panjang—ia hanya mengajak kita untuk menyebut satu nama dengan penuh kepercayaan: Maria. Nama ini sederhana, tetapi tidak pernah kosong. Ia seperti gema dari surga yang masuk ke dalam kedalaman hati manusia.